Ensiklopedia singkat
Jenis Ular di Sekitar Hunian Indonesia
Filter berdasarkan ciri yang terlihat. Ilustrasi hanya menggambarkan pola warna umum, bukan foto. Jangan mendekat untuk memastikan jenis, kirim foto dari jarak aman.
Daftar jenis ular
Kobra Jawa (Ular Sendok)
Naja sputatrix
Hitam legam dengan tudung leher yang mengembang. Dapat menyemburkan bisa ke arah mata.
King Kobra
Ophiophagus hannah
Ular berbisa terpanjang di dunia. Jarang masuk permukiman, tetapi pernah dievakuasi dari gedung perkantoran.
Weling dan Welang (Krait)
Bungarus candidus dan Bungarus fasciatus
Belang hitam-putih atau hitam-kuning, tenang, dan sering diremehkan. Gigitannya bisa minim rasa sakit tetapi berbahaya.
Ular Tanah
Calloselasma rhodostoma
Gemuk, kecokelatan, dan menyamar sempurna di antara daun kering. Sering terinjak tanpa disadari.
Viper Hijau Ekor Merah
Trimeresurus albolabris
Hijau mencolok dengan ujung ekor kemerahan, sering bersembunyi di pagar tanaman dan semak.
Bandotan Puspa
Daboia siamensis
Abu-abu atau zaitun dengan bercak gelap berderet, viper berbisa kuat yang perlu diwaspadai di area kering.
Ular Cabai
Calliophis intestinalis
Kecil, ramping, dengan garis oranye-merah. Bisanya kuat, tetapi pemalu dan gigitannya jarang.
Sanca Kembang (Piton Batik)
Malayopython reticulatus
Ular terpanjang di dunia, tidak berbisa, tetapi kuat. Sering memangsa ayam dan hewan peliharaan.
Ular Jali (Ular Tikus Besar)
Ptyas mucosa
Besar, cepat, sering dikira kobra. Tidak berbisa dan membantu mengendalikan tikus.
Ular Pucuk (Ular Hijau Ramping)
Ahaetulla prasina
Hijau ramping dengan kepala runcing memanjang. Bisa ringan, sering tertukar dengan viper hijau yang berbahaya.
Butuh bantuan sekarang?
Kirim foto dan lokasi lewat WhatsApp. Kami bantu menilai situasi sebelum petugas berangkat.