Ular hijau di pagar tanaman atau pohon sering dianggap "ular daun" yang tidak berbahaya. Padahal salah satunya, viper hijau ekor merah (Trimeresurus albolabris), berbisa. Pemberitaan menyebut banyak orang mengira semua ular hijau sama, padahal yang harus diwaspadai adalah ular hijau dengan ujung ekor merah atau cokelat tua.
Dua ular hijau yang sering tertukar
| Ciri | Viper hijau ekor merah | Ular pucuk |
|---|---|---|
| Tubuh | Relatif gemuk | Sangat ramping, seperti tali |
| Kepala | Segitiga lebar | Runcing dan memanjang |
| Ekor | Ujung kemerahan atau cokelat tua | Hijau |
| Tingkat bahaya | Berbisa, dapat menyebabkan bengkak dan gangguan pembekuan darah | Bisa ringan, umumnya tidak berbahaya bagi dewasa |
| Perilaku | Diam bersembunyi di dahan dan semak | Aktif siang hari, bergerak seperti ranting |
Kenapa aturan ini tidak selalu pasti
- Pencahayaan memengaruhi warna ekor.
- Anak ular bisa berbeda dari dewasa.
- Ular sering melingkar atau tersembunyi di dedaunan sehingga ekor tidak terlihat.
- Ada ular hijau lain yang tidak termasuk dua jenis di atas.
Karena itu, aturan terbaik adalah tidak menyentuh ular hijau mana pun.
Situasi yang paling berisiko
- Memangkas pagar tanaman tanpa sarung tangan.
- Memanjat pohon buah dan menyentuh dahan.
- Menyiram tanaman di pot gantung.
- Anak-anak memetik buah atau bunga.
Dalam sebuah kasus yang viral, orang menjadikan ular berbisa sebagai mainan dan berakhir tragis. Intinya: jangan memegang ular yang tidak dikenali.
Cara aman
- Pakai sarung tangan dan kacamata saat memangkas.
- Periksa tanaman dan dahan sebelum memegang. Gunakan alat bergagang panjang.
- Pangkas dahan yang menyentuh dinding dan atap supaya tidak menjadi jembatan ke rumah.
- Jika ular masuk ke dalam rumah, lakukan langkah pertama ini.
- Jika digigit: pertolongan pertama.
Pertanyaan umum
Apakah viper hijau sering masuk rumah?
Lebih sering di pekarangan, pagar tanaman, dan teras. Ia bisa masuk melalui tanaman yang menyentuh bangunan.
Apakah ular pucuk boleh dipelihara untuk mengusir hama?
Tidak dianjurkan. Satwa liar sebaiknya dibiarkan di habitatnya.
Rujukan
- Waspada weling, jabung, dan viper hijau (Bacaini.ID)
- 8 ular berbisa di dekat hunian manusia (detikJabar)
- 10 jenis ular berbisa di Indonesia (Kompas.com)
Artikel ini bersifat edukasi. Untuk kondisi medis, segera hubungi tenaga kesehatan. Untuk ular di lokasi Anda, hubungi petugas berpengalaman, jangan ditangani sendiri.